Manajemen Keuangan Pribadi Terhadap Siswa SMA PGRI 56 Ciputat

Authors

  • Alwi Khairul Athfal Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
  • Dinda Suci Setyaningsih Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
  • Novita Aryani Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
  • Aidil Amin Effendy Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Manajemen Keuangan Pribadi terhadap Siswa SMA PGRI 56 Ciputat” bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan siswa sekolah menengah atas sebagai dasar pembentukan perilaku finansial yang sehat, rasional, dan berkelanjutan. Kondisi awal di lingkungan sekolah menunjukkan bahwa mayoritas siswa belum memiliki kebiasaan mencatat pemasukan dan pengeluaran, serta cenderung menggunakan uang saku secara konsumtif. Hal ini memperlihatkan lemahnya kesadaran terhadap pentingnya perencanaan keuangan pribadi sejak usia muda. Kegiatan PKM ini dilaksanakan melalui pendekatan edukatif-partisipatif, di mana siswa dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari pemaparan teori hingga praktik langsung dalam bentuk simulasi penyusunan anggaran dan pencatatan keuangan sederhana. Pelatihan dilaksanakan di SMA PGRI 56 Ciputat pada bulan Oktober 2025, dengan melibatkan 35 siswa kelas XII. Materi kegiatan mencakup pengenalan konsep dasar keuangan pribadi, pentingnya menabung dan berinvestasi, serta strategi membedakan kebutuhan dan keinginan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep manajemen keuangan pribadi sebesar 35% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam praktik pencatatan keuangan serta menampilkan kesadaran baru untuk mengendalikan pengeluaran.  Temuan ini sejalan dengan penelitian Effendy et al. (2025) yang menekankan bahwa pemberdayaan pelajar melalui pelatihan berbasis pengalaman (experiential learning) mampu meningkatkan keterampilan manajerial dan kesadaran finansial generasi muda. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkuat literasi keuangan siswa, tetapi juga membentuk kebiasaan finansial yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

References

Effendy, A. A., Sunarsi, D., Supriyatna, W., Masriah, I., & Nurhadi, A. (2025). Enhancing MSME Competitiveness In The Creative Industry Through Human Resources Development In South Tangerang. Jurnal Manajemen Industri dan Logistik, 9(2), 138-151.

Badan Pusat Statistik & Otoritas Jasa Keuangan (BPS & OJK). (2025). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025. Jakarta: OJK Press.

Budiyanto, A., Effendy, A. A., & Sunarsi, D. (2022). Peningkatan Kompetensi Kewirausahaan dan

Literasi Finansial bagi Pelajar SMA di Tangerang Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dinamis, 3(2), 65–73.

Driani, M. (2020). Manajemen Keuangan Pribadi untuk Pemula. Jakarta: Prenadamedia Group.

Effendy, A. A., Sunarsi, D., & Wicaksono, W. (2025). Menggali Potensi untuk Mewujudkan Wirausaha Muda yang Kreatif dan Inovatif pada Siswa MA YABIKA Kabupaten Tangerang. Jurnal Manajemen Industri dan Logistik (JMIL), 6(1), 12–20.

Effendy, A. A., Mas’adi, M., Nurhadi, A., Murtiyoko, H., & Sudarso, A. P. (2021). Meningkatkan

Daya Jual Produk Melalui Pemasaran Online di Masa Pandemi pada Wirausaha Pelajar Indonesia Kota Bogor. Jurnal Pengabdian Dharma Laksana, 4(1), 83–88.

Hapsari, S., & Sari, R. (2022). Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa.

Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Indonesia, 2(1), 45–54.

Huston, S. J. (2010). Measuring Financial Literacy. Journal of Consumer Affairs, 44(2), 296–316. https://doi.org/10.1111/j.1745-6606.2010.01170.x

Kemendikbud RI. (2023). Strategi Nasional Literasi Keuangan di Sekolah Menengah. Jakarta:

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Englewood Cliffs: Prentice Hall.

Nasution, S. (2015). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Pratama, Y., & Sari, D. (2024). Literasi Keuangan sebagai Kompetensi Abad 21 di Lingkungan Pendidikan. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Digital, 3(2), 77–85.

Rahayu, R., & Day, J. (2015). Determinant Factors of E-Commerce Adoption by SMEs in Developing Country: Evidence from Indonesia. Procedia – Social and Behavioral Sciences, 195, 142–150. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.06.423

Sina, G. I., & Wahyuni, T. (2021). Analisis Tingkat Literasi Keuangan Siswa Sekolah Menengah Atas di Jakarta Selatan. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 8(4), 231–241.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wiyono, B. (2006). Potensi Diri dan Pengembangannya dalam Perspektif Pendidikan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Downloads

Published

2025-11-19