Peningkatan Literasi Finansial Melalui Edukasi Pengelolaan Uang Saku Pada Siswa SMAN 1 Gunung Sindur
Keywords:
literasi finansial, pengelolaan uang saku, perencanaan keuangan, generasi muda, SMAN 1 Gunung Sindur, pendidikan keuangan, perilaku konsumtifAbstract
Literasi finansial merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda untuk menghadapi tantangan ekonomi. SMA Negeri 1 Gunung Sindur sebagai institusi pendidikan dengan akreditasi A dan telah menerapkan Kurikulum Merdeka, memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki kemampuan mengelola keuangan pribadi dengan bijak. Namun, fenomena perilaku konsumtif yang tinggi, pengaruh media sosial, serta minimnya kebiasaan menabung di kalangan siswa menjadi tantangan yang perlu diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman siswa tentang perencanaan keuangan, tabungan, dan investasi, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam menerapkan kebiasaan mengelola uang saku. Program edukasi literasi finansial yang dilaksanakan di SMAN 1 Gunung Sindur dirancang melalui pendekatan partisipatif dengan metode ceramah, diskusi kelompok, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan keuangan sejak dini, strategi menabung yang efektif, serta pengenalan konsep investasi sederhana. Kegiatan ini juga berhasil mengubah mindset siswa dari pola konsumtif menuju pola hidup yang lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoretis, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal masa depan mereka.
References
Arnett, J. J. (2015). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties (2nd ed.). Oxford University Press.
Bruhn, M., Leão, L. S., Legovini, A., Marchetti, R., & Zia, B. (2016). The impact of high school financial education: Evidence from a large-scale evaluation in Brazil. American Economic Journal: Applied Economics, 8(4), 256–295. https://doi.org/10.1257/app.20150149
Fernandes, D., Lynch, J. G., Jr., & Netemeyer, R. G. (2014). Financial literacy, financial education, and downstream financial behaviors. Management Science, 60(8), 1861–1883. https://doi.org/10.1287/mnsc.2013.1849
Furnham, A., & Argyle, M. (1998). The psychology of money. Routledge.
Hastings, J. S., Madrian, B. C., & Skimmyhorn, W. L. (2013). Financial literacy, financial education, and economic outcomes. Annual Review of Economics, 5(1), 347–373. https://doi.org/10.1146/annurev-economics-082312-125807
Kaiser, T., & Menkhoff, L. (2017). Does financial education impact financial literacy and financial behavior, and if so, when? The World Bank Economic Review, 31(3), 611–630. https://doi.org/10.1093/wber/lhx018
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022. OJK. https://www.ojk.go.id/
Sumartono. (2002). Terperangkap dalam iklan: Meneropong imbas pesan iklan televisi. Alfabeta.




