Pelatihan Manajemen Stres Sebagai Upaya Mewujudkan Keseimbangan Aktivitas Kerja Dan Belajar Generasi Z

Authors

  • Habibah Habibah Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
  • Jainal Arifin Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
  • Muhammad Jaenul Arifin Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
  • Yulia Eka Restiana Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia

Keywords:

Pengabdian Kepada Masyarakat, Manajemen Stres, Generasi Z, Work-Life Balance, Kesehatan Mental

Abstract

Generasi Z merupakan kelompok demografis yang lahir antara tahun 1997-2012 yang saat ini berada pada fase transisi menuju dunia kerja sambil menempuh pendidikan. Karakteristik generasi Z yang tumbuh di era digital memberikan tantangan tersendiri dalam mengelola tekanan dari aktivitas kerja dan belajar secara bersamaan. Fenomena work-study balance menjadi isu krusial karena berdampak langsung terhadap kesehatan mental, produktivitas, dan kualitas hidup generasi muda. Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan burnout, penurunan prestasi akademik, gangguan kesehatan fisik dan mental, serta menurunnya motivasi untuk berkembang. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang di PKBM Kampoeng Ilmu Center, Kademangan, Kota Tangerang Selatan. Tujuan utamanya adalah memberikan pembekalan manajemen stres kepada generasi Z agar mampu menyeimbangkan aktivitas kerja dan belajar secara optimal tanpa mengorbankan kesehatan mental dan fisik. Program ini dirancang dengan pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan pengetahuan teoritis tentang stres dan mekanisme coping, keterampilan praktis dalam mengelola stres, serta pembentukan kebiasaan hidup sehat untuk mendukung keseimbangan hidup. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan metode partisipatif menggunakan ceramah interaktif, workshop praktis, role play, diskusi kelompok, dan latihan relaksasi untuk mendorong keterlibatan aktif peserta. Materi yang diberikan mencakup empat topik utama, yaitu Pemahaman Stres dan Dampaknya, Teknik Manajemen Waktu dan Prioritas, Strategi Coping dan Resiliensi, serta Mindfulness dan Work-Life Balance. Keempat materi tersebut saling mendukung dalam membentuk individu yang mampu mengelola tekanan, produktif, dan memiliki kesehatan mental yang baik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap pentingnya manajemen stres, kemampuan mengidentifikasi sumber stres, dan penerapan teknik-teknik coping yang efektif. Peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dalam mengatur waktu, menetapkan prioritas, serta kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas kerja, belajar, dan kehidupan pribadi. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan dalam praktik self-care dan kemampuan membangun support system yang sehat. Kegiatan PKM ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi peserta generasi Z, tetapi juga memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan teori manajemen secara langsung di lapangan, khususnya terkait manajemen sumber daya manusia dan organizational behavior. Melalui keterlibatan aktif dalam program sosial, mahasiswa dapat mengasah kemampuan komunikasi, empati, dan kepemimpinan, sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa manajemen stres yang efektif merupakan kunci utama dalam mewujudkan generasi Z yang produktif, sehat mental, dan mampu berkontribusi optimal di era modern.

References

Allen, T. D., Johnson, R. C., Kiburz, K. M., & Shockley, K. M. (2013). Work-family conflict and flexible work arrangements: Deconstructing flexibility. Personnel Psychology, 66(2), 345–376.

American Psychological Association. (2020). Stress in America 2020: A National Mental Health Crisis. https://www.apa.org/news/press/releases/stress

Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis.

Psychological Bulletin, 98(2), 310–357.

Covey, S. R. (2004). The 7 Habits of Highly Effective People: Powerful Lessons in Personal Change. Free Press.

Greenberg, J. S. (2017). Comprehensive Stress Management (14th ed.). McGraw-Hill Education.

Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work-family balance: A review and extension of the literature. In J. C. Quick & L. E. Tetrick (Eds.), Handbook of Occupational Health Psychology (2nd ed., pp. 165–183). American Psychological Association.

Greenhaus, J. H., & Beutell, N. J. (1985). Sources of conflict between work and family roles.

Academy of Management Review, 10(1), 76–88.

Kabat-Zinn, J. (2003). Mindfulness-based interventions in context: Past, present, and future.

Clinical Psychology: Science and Practice, 10(2), 144–156.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Laporan Kesehatan Mental Indonesia 2021. Jakarta: Kemenkes RI.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. Springer Publishing Company.

Maslach, C. (2003). Job burnout: New directions in research and intervention. Current Directions in Psychological Science, 12(5), 189–192.

Masten, A. S. (2001). Ordinary magic: Resilience processes in development. American Psychologist, 56(3), 227–238.

McEwen, B. S. (2007). Physiology and neurobiology of stress and adaptation: Central role of the brain. Physiological Reviews, 87(3), 873–904.

Richardson, K. M., & Rothstein, H. R. (2008). Effects of occupational stress management intervention programs: A meta-analysis. Journal of Occupational Health Psychology, 13(1), 69–93.

Robotham, D., & Julian, C. (2006). Stress and the higher education student: A critical review of the literature. Journal of Further and Higher Education, 30(2), 107–117.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Pearson Education. Seemiller, C., & Grace, M. (2019). Generation Z: A Century in the Making. Routledge.

Selye, H. (1956). The Stress of Life. McGraw-Hill.

Southwick, S. M., & Charney, D. S. (2012). Resilience: The Science of Mastering Life's Greatest Challenges. Cambridge University Press.

Twenge, J. M. (2017). iGen: Why Today's Super-Connected Kids Are Growing Up Less Rebellious, More Tolerant, Less Happy—and Completely Unprepared for Adulthood. Atria Books.

Downloads

Published

2025-01-30