Membangun Mindset Finansial Yang Sehat Untuk Generasi Z
Keywords:
Mindset Finansial, Generasi Z, Literasi Keuangan, Pengelolaan Uang, Perilaku KonsumtifAbstract
Generasi Z merupakan kelompok usia yang sangat dekat dengan teknologi dan kemudahan akses informasi. Namun kemudahan tersebut sering diiringi pola konsumtif seperti impulsive buying, FOMO, hingga penggunaan uang tanpa perencanaan. Kegiatan PKM ini bertujuan membangun mindset finansial yang sehat melalui edukasi perencanaan keuangan, pengenalan konsep kebutuhan dan keinginan, kebiasaan menabung, serta kemampuan menunda kesenangan jangka pendek. Penyuluhan dilakukan kepada siswa SMAN 1 Gunung Sindur melalui ceramah interaktif, diskusi, simulasi pengelolaan uang saku, dan refleksi komitmen keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dalam mengelola keuangan pribadi, kemampuan membuat catatan pengeluaran sederhana, serta kesadaran untuk menabung secara konsisten. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membentuk pola pikir finansial yang lebih bijak, disiplin, dan terarah bagi generasi muda.
References
Ariani, D., & Putra, R. A. (2021). Pengaruh literasi keuangan dan kontrol diri terhadap perilaku konsumtif remaja. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 18(2), 134–145.
Chen, H., & Volpe, R. P. (1998). An analysis of personal financial literacy among college students. Financial Services Review, 7(2), 107–128.
Deloitte. (2021). 2021 Digital consumer trends. Deloitte Insights.
Dweck, C. S. (2017). Mindset: Changing the way you think to fulfil your potential (Updated ed.). Robinson Publishing.
Falah, S., & Rahmawati, D. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumtif pelajar pada era digital. Jurnal Psikologi, 12(1), 45–56.
Hurlock, E. B. (2019). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Edisi ke-5). Erlangga.
Klontz, B., & Britt, S. (2012). Mind over money: Overcoming the money disorders that threaten our financial health. Crown Business.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of marketing (17th ed.). Pearson Education.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
Mischel, W. (1972). Cognitive and attentional mechanisms in delay of gratification. Journal of Personality and Social Psychology, 21(2), 204–218.
Otoritas Jasa Keuangan. (2019). Panduan mengelola keuangan pribadi bagi pelajar. OJK.
Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia. OJK.
Pradana, M. (2022). Pengaruh media sosial terhadap perilaku impulsive buying pada generasi Z. Jurnal Ilmu Komunikasi, 20(3), 212–225.
Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (2012). Economics (19th ed.). McGraw-Hill Education.
Schiffman, L. G., & Kanuk, L. L. (2010). Consumer behavior (10th ed.). Pearson Education.
Schwartz, B. (2016). The paradox of choice: Why more is less (Revised ed.). HarperCollins.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tambunan, T. (2021). Literasi keuangan dan pengaruhnya terhadap perilaku menabung pelajar. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 9(2), 77–89.
Widyaningsih, N. (2020). Perencanaan keuangan pribadi untuk siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 8(1), 29–39




