Smart Spending: Cara Belanja Cerdas Bagi Remaja Di Era Digital Studi Pengabdian Kepada Masyarakat Di Smkn 6 Jakarta
Keywords:
Smart Spending, Literasi Keuangan, Remaja, Pengelolaan Keuangan, Perilaku KonsumtifAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Smart Spending dilaksanakan sebagai upaya peningkatan literasi keuangan di kalangan remaja, khususnya siswa SMKN 6 Jakarta. Perkembangan teknologi digital dan kemudahan transaksi non-tunai melalui e-commerce serta media sosial memengaruhi pola konsumsi remaja menjadi lebih impulsif dan konsumtif. Penelitian ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan pribadi sejak dini agar remaja memiliki kemampuan membuat keputusan belanja yang bijak dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, pemutaran video edukatif, simulasi pengelolaan uang saku, dan praktik penyusunan anggaran belanja sederhana. Evaluasi program dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, disertai observasi selama kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait perbedaan kebutuhan dan keinginan, cara menentukan prioritas pengeluaran, strategi mengatur keuangan pribadi, serta pentingnya kebiasaan menabung dan pencatatan transaksi. Kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku peserta menjadi lebih bijak dan terkontrol dalam melakukan pembelian. Program Smart Spending terbukti berkontribusi positif terhadap penguatan literasi keuangan remaja dan pembentukan kebiasaan belanja cerdas di SMKN 6 Jakarta. Keberlanjutan kegiatan sejenis di lingkungan sekolah lain diharapkan dapat mendukung terciptanya generasi muda yang lebih cerdas finansial dan mampu menghadapi tantangan ekonomi digital di masa depan.
References
Andriani. (2021). Literasi keuangan remaja dalam pengambilan keputusan finansial di era digital. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 14(2), 85-94.
Bandura, A. (2001). Social cognitive theory of mass communication. Media Psychology, 3(3), 265-299. Retrieved from https://doi.org/10.1207/S1532785XMEP0303_03
Hasibuan, M. & Wulandari, S. (2020). Pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumtif remaja di era digital. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 7(1), 45-53.
Hidayat, R. (2022). Perencanaan keuangan pribadi untuk generasi muda. Jakarta: Prenadamedia Group.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan SMK/MAK. Jakarta.
Kotler, P. &. (2016). Marketing management (15 ed.). Jakarta: Penerbit Salemba Empat.
Lusardi, A. & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5-44. Retrieved from https://www.aeaweb.org/articles?id=10.1257/jel.52.1.5
Mandell, L. (2012). Financial literacy of young Americans. Northridge: Jump$tart Coalition for Personal Financial Literacy.
Otoritas Jasa Keuangan. (2019). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2019. Retrieved from https://www.ojk.go.id/id/kanal/edukasi-dan-perlindungan-konsumen/Pages/Survei-Nasional-Literasi-dan-Inklusi-Keuangan-2019.aspx
Pratama, A. (2023). Smart saving: Strategi menabung efektif sejak dini. Bandung: Alfabeta.
Putri, A. R. & Sari, M. P. (2022). Pengaruh gaya hidup dan media sosial terhadap perilaku konsumtif remaja. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 11(1), 67-75.
Shim, S., Barber, B. L., Card, N. A., Xiao, J. J. & Serido, J. (2010). Financial socialization of first-year college students: The roles of parents, work, and education. Journal of Youth and Adolescence, 39(12), 1457-1470.
Slamet PH. (2010). Pendidikan kejuruan di Indonesia: Konsep, implementasi, dan tantangan. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMK.
Susanti, E. (2020). Perilaku konsumtif remaja dan pengaruh gaya hidup digital. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(1), 55-64.




