Studi Komparasi Pendapatan Usaha Tani Tembakau (Nicotiana Tabacum L) Rajangan Varietas Kasturi Dengan Menggunakan Manual Dan Mesin Rajangan Di Desa Perigi Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur

Authors

  • Siti lia husnul hotimah Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Al-Azhar
  • Herdiana Herdiana Universitas Islam Al-Azhar, Lombok, Indonesia
  • Yudi Hermawan Universitas Islam Al-Azhar, Lombok, Indonesia

Keywords:

pendapatan manual, pendapatan mesin, komparasi

Abstract

Nusa Tenggara Barat merupakan daerah yang terkenal dengan pariwisata, namun Nusa Tenggara Barat juga merupakan daerah penghasil tembakau. Desa perigi kecamatan suela merupakan salah satu desa di kabupaten lombok timur yang memiliki mata pencaharian utama sebagai petani tembakau. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1)Mengetahui berapa pendapatan usahatani tembakau (Nicotiana tabacum L)  rajangan varietas kasturi dengan menggunakan manual dan mesin rajangan di Desa Perigi Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur. (2)Mengetahui apakah terdapat perbedaan  pendapatan Usahatani Tembakau (Nicotiana tabacum L) rajangan varietas kasturi dengan menggunakan manual dan mesin rajangan di Desa Perigi Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian  deskriptif dan komparatif, dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menggambarkan masalah saat ini dengan cara mengumpulkan, mengorganisir, menjelaskan, menganalisis, dan menginterpretasikan data, serta menarik kesimpulan dari hasil analisis tersebut. Penentuan lokasi dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling, di mana sampel dipilih berdasarkan pertimbangan-pertimbangan khusus yang dianggap mewakili populasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1)Total pendapatan petani tembakau rajangan manual sebesar 91.924.101. Dengan total penerimaan yang di terima oleh petani  tembakau rajangan manual sebesar 110.160.000 (85,80%) dan jumlah rata-rata biaya produksi sebesar 18.235.899 (14,20%). Pendapatan rata-rata yang di terima oleh petani sebesar 120.842.612/Ha. Total pendapatan petani tembakau rajangan menggunakan mesin Di Desa Perigi sebesar 98.411.423/LG. Dengan total penerimaan sebesar 112.320.000 dan total biaya produksi sebesar 13.908.577/LG. Total Pendapatan yang di terima Petani Tembakau Rajangan Menggunakan Mesin Sebesar 128.564.432/Ha. (2) Hasil analisis uji-t dapat di paparkan pendapatan rata – rata yang manual Rp 120.842.612 sedangkan yang mesin Rp. 128.564.432. Dari analisis Uji-t pada alpha 0,05. Nilai t -hitung sebesar 7,384930268 lebih besar dari t -tabel yaitu 1,671552762 yang artinya   ditolak dan  diterima. Bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara usahatani tembakau rajangan varietas kasturi dengan menggunakan manual dan mesin rajangan di Desa Perigi Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur.

References

Anshar, M. (2012). Peranan Sektor Pertanian Khususnya Jagung Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Jeneponto. Plano Madani: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 2 (1), 57-65.

Dea, A. (2022). Studi Komparasi Biaya Dan Pendapatan Usahatani Tembakau Virginia Binaan Dan Non Binaan Di Kabupaten Lombok Timur (Doctoral dissertation, Universitas Mataram).

Hariani, E., Muhsin, M., & Hermawan, Y. (2023). Prospek Pengembangan Bambu Tabah Di Luar Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (Khdtk) Rarung Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah (Studi Kasus Di Desa Pemepek). Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi, 17(1), 47-53.

Permana, A., Ramdhanni, D. K., & Firmansyah, R. (2023). Analisis Dampak Kenaikan Ekspor Tembakau Indonesia Terhadap Beacukai Negara. Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu, 2(1), 1177-1184

Sulismai yuni, D. S. (2021). Analisis Perilaku Biaya Terhadap Biaya Tetap. Research In Accounting Journal, Vol 1(2) 2021 : 247-253.

Zuhda, H., Herdiana, H., & Novida, S. (2023). Analisis Efisiensi Pemasaran Gula Semut Di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi, 17(1), 54-59.

Published

2024-07-18