Prospek Pendapatan Usaha Tani Blewah (Cucumis Melo L. ) Varietas Bisma Di Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah

Authors

  • Muhammad Ali Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Al-Azhar, Mataram, Indonesia
  • Sari Novida Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Al-Azhar, Mataram, Indonesia
  • Muhammad Hamsyuni Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Al-Azhar, Mataram, Indonesia

Keywords:

Blewah, Bisma, BCR, Pendapatan, Usahatani

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prospek pendapatan usahatani blewah varietas Bisma di Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik quota sampling sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata petani blewah sebesar Rp 4.844.287 per musim tanam dengan total penerimaan Rp 9.600.000 dan total biaya Rp 4.755.713. Nilai R/C Ratio sebesar 2,02 mengindikasikan bahwa usahatani blewah menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Kendala utama yang dihadapi petani antara lain keterbatasan modal (53,33%), kendala pemasaran (30%) dan kendala budidaya (16,67%).

References

Asriyah, N., Sudiyarto, S., & Yektiningsih, E. (2021). Nilai tukar petani padi dan blewah di Desa Sawotratap Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 8(3), 658–668.

Badan Pusat Statistik. (2021). Kabupaten Lombok Tengah dalam angka. BPS.

Badan Pusat Statistik. (2024). Praya Barat Daya dalam angka. BPS.

Hafizin, A., Herdiana, H., & Mappanganro, N. (2024). Prospek Usahatani Jagung Hibrida Varietas NK Sumo pada Lahan Kering di Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 4(1), 80-89.

Hasyim, S., Herdiana, H., & Mappanganro, N. (2022). Prospek Usaha Ikan Nila Menggunakan Keramba Apung di Desa Sigerongan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Ekonomi Utama, 1(3), 140-146.

Jannah, H. R., & Santosa, R. (2019). Analisis usahatani blewah (Cucurbita melo) di Desa Gapura Barat Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Teknologi.

Kusumawati, N., Putra, C. P., & Herianto, H. (2021). Peran penyuluh pertanian dalam pengembangan usahatani melon di Kelurahan Singa Geweh Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian, 18(3), 153–165.

Mahardika, S. W. (2023). Uji daya hasil pendahuluan dua calon varietas hibrida blewah (Cucumis melo L. var. Cantalupensis) dengan dua varietas pembanding (Skripsi, Politeknik Negeri Jember).

Megasari, R., Harahap, D. E., Syahadat, R. M., Wattimena, S., Angelia, I. O., Prasetyo, A., & Hati, R. P. (2023). Hortikultura. Widina Media Utama.

Musleh, E., & Mayangsari, D. (2019). Analisis kelayakan usahatani semangka (Studi kasus di Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo). Agribios, 17(2), 65–71.

Novida, S., & Sulastri, M. P. (2025). Analisis Nilai Tambah Maggot Sebagai Prospek Bisnis Berkelanjutan Di Pulau Lombok. Agribios, 23(1), 71-81.

Nurhasikin. (2013). Penduduk usia produktif dan ketenagakerjaan.

Priadana, M. S., & Sunarsi, D. (2021). Metode penelitian kuantitatif. Pascal books.

Pugu, M. R., Riyanto, S., & Haryadi, R. N. (2024). Metodologi Penelitian; Konsep, Strategi, dan Aplikasi. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Putra, I. D., & Nangameka, Y. (2015). Analisis usahatani blewah di Desa Demung Kecamatan Besuki (Studi kasus di Desa Demung Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo). Agribios, 13, 227–236.

Ubudiyah, L., Herdiana, H., & Hamsyuni, M. (2025). Analisis Kelayakan Usahatani Tembakau Rajangan Varietas Virginia Di Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. JIMP: Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik, 3(2), 70-79.

Downloads

Published

2025-10-27