Ekspetasi Generasi Z terhadap Sistem Karier dan Reward: Tantangan Baru bagi HR Manager

Authors

  • Putri Rahma Fadhila Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia

Keywords:

Generasi Z, Manajemen SDM, Sistem Karier

Abstract

Jumlah pekerja Generasi Z yang terdiri dari individu yang lahir antara tahun 1997-2012 meningkat pesat di Indonesia sebagai akibat dari perubahan demografis tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bahwa generasi Z memiliki karakteristik dan nilai kerja yang berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya, terutama dalam hal ekspektasi terhadap sistem karier dan reward di perusahaan swasta konvesional. Selain itu, penelitian ini juga mencari tahu masalah yang dihadapi manajer sumber daya manusia (HR Manager) dalam menyesuaikan kebijakan SDM dengan kebutuhan generasi baru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 150 responden Generasi Z yang bekerja di berbagai perusahaan swasta di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z menganggap fleksibilitas kerja, kesempatan untuk berkembang, dan penghargaan berbasis kinerja sebagai komponen utama sistem karier dan reward yang ideal. Selain itu, faktor pengakuan non-finansial, seperti apresiasi publik dan peluang pendidikan, juga menjadi faktor penting yang memengaruhi tingkat kepuasan kerja mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa manajer HR harus mengubah sistem manajemen karier dan reward agar lebih personal, fleksibel, dan berbasis hasil untuk meningkatkan retensi dan motivasi Gen Z dalam perusahaan.

References

Cascio, W. F. (2018). Managing Human Resources: Productivity, Quality of Work Life, Profits (23–45). New York: McGraw-Hill Education.

Fajri, C., & Khairiyah, S. (2019). Perbedaan Karakteristik Generasi X, Y, dan Z serta Implikasinya terhadap Manajemen Sumber Daya Manusia. Jurnal Ilmiah Manajemen, 9(2), 75–86.

Firdiani, C. A., Olivia, E., & Fahlevi, R. (2024). Peranan Work-Life Balance dalam Meningkatkan Produktivitas Karyawan Early Career Generasi Z. Jurnal Psimawa, 8(1), 20–35. Jakarta: Universitas Tarumanagara.

Hanifah & Prabu Wardono. (2025). Identifikasi Faktor Pembentuk Perilaku Pencari Kerja Generasi Z di Indonesia. Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen, 6(3).

Hidayatullah, M., Hatami, H., & Fauziannor, A. (2024). Retensi karyawan Generasi Z di Indonesia berdasarkan kajian literatur sistematis. Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen, 3(2), 40–60. Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat.

Mannheim, K. (1952). Essays on the Sociology of Knowledge (276–322). London: Routledge & Kegan Paul.

Okta Refika Desideria. (2024). The Influence of Reward Systems and Work-Life Balance on Generation Z Employee Loyalty. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 48378–48385.

Pasaribu, R., Lestari, T. D. Y., Rangkuti, N. A., & Wadi, M. A. (2023). Pengaruh work-life balance terhadap kepuasan kerja pada Generasi Z. Jurnal Akademik Ekonomi dan Manajemen, 2(3), 105–120. Medan: UIN Sumatera Utara.

Purwantini, L., & Pramintari, R. D. (2023). Generasi Phi: Adaptabilitas Karier, Kemampuan Metakognitif, dan Dukungan Sosial. Jurnal Selaras, 2(1), 10–25. Bekasi: Universitas Islam 45.

Putra, Y. S. (2016). Theoretical review: Teori Perbedaan Generasi. Among Makarti, 9(18), 123–134.

Wibowo, S. W., & Ahmadi, M. A. (2024). Pengaruh Work-Life Balance dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z. Jurnal Media Akademik, 2(12), 30–45. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Wijiati, & Chasanah, U. (2024). Pengaruh Gaya Hidup Generasi Z (Fleksibilitas Kerja dan Kompensasi) terhadap Pemilihan Pekerjaan. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia, 4(2), 60–75. Yogyakarta: STIE Widya Wiwaha.

Downloads

Published

2026-01-08