Analisis Rantai Pasok Usaha Tani Semangka Varietas Praya (Study Kasus Di Desa Pengantap) Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat
Keywords:
Rantai Pasok Semangka, Varietas Praya, Efisiensi PemasaranAbstract
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,05% pada tahun 2023, dengan kontribusi yang signifikan dari sektor pertanian, termasuk buah semangka. Meskipun demikian, usahatani semangka di daerah penelitian belum dikembangkan secara optimal, dengan produktivitas yang masih rendah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik survei, melibatkan 25 responden yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan bersih rata-rata petani semangka adalah Rp. 53.750.000 per hektar, dengan efisiensi yang tinggi dalam rantai pasok. Dua saluran pemasaran utama diidentifikasi: saluran pertama melibatkan petani, pengepul, dan pengecer, sedangkan saluran kedua melibatkan petani dan pengepul langsung ke konsumen akhir. Analisis menunjukkan bahwa saluran pemasaran pertama menghasilkan nilai share petani sebesar 86,69%, sementara saluran kedua menghasilkan 92,00%. Kedua saluran pemasaran dianggap efisien dengan nilai farmer’s share di atas 50%. Untuk meningkatkan efisiensi dan keuntungan, disarankan agar petani mempertimbangkan strategi pemasaran langsung kepada pedagang besar atau pengecer. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan teknik budidaya dan pengelolaan lahan yang lebih baik untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani semangka di Kabupaten Lombok Barat.
References
Dinda A. (2020). Analisis Rantai Pasok Komoditas Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.) di Kota Tarakan.
Intan Apriani (2019). Analisis Rantai Pasok Semangka Di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. (Disertasi Doktor, Universitas Islam Riau).
Mustofa, A. M., & Mulyatno, B. (2019). Analisis Strategi Pemasaran Buah Semangka di Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Makmur di Desa Cabean Kecamatan Demak Kabupaten Demak. Jurnal Hexagro, 3(2), 292631.
Rengganis, B. S. (2016). Ketahanan Pangan Masyarakat Lahan Kering di Kabupaten Lombok Barat. UJMC (Unisda Journal of Mathematics and Computer Science), 2(1), 69-78.
Rengganis, BS, Fitasari, BD, & Rahayu, SM (2023). Karakteristik Spasial Perkembangan Porang dan Keunggulan Kompetitif di Dataran Tinggi Lombok Tengah. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA , 9 (10), 9063-9070.
Riadi A.(2019). Pola Kemitraan Antara Petani Mentimun Varietas C047027 Dengan PT Bisi Engan Sistem Polinasi Di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah (Studi Kasus Di Karang Sidemen).
Rosadi, NA, Novida, S., Syuhriatin, S., & Juniawan, A. (2023). Pelatihan Pembuatan Produk Keripik Melon Menggunakan Alat Dehydrator bagi Kelompok UMKM Inkubator Bisnis Teknologi (ITe) Unizar. Jurnal Pengabdian UNDIKMA , 4 (3), 572-580.
Rosadi, NA, Ulhafidzah, A., Yuliarman, Y., Menhendry, M., & Yetri, Y. (2023). Perancangan dan Simulasi Mesin Perontok Biji Jagung Kapasitas 400 Kg/Jam. Manutech: Jurnal Teknologi Manufaktur , 15 (02), 229-238.
Statistik, B. P. (2013). Hasil sensus pertanian 2013 (angka sementara). Berita Resmi Statistik N.
WEDASTRA, M. S. (2010)., ANALISIS EKONOMIS AGRIBISNIS SUMANGKA DI KABUPATEN LOMBOK BARAT.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Sianim Sianim, Narita Amni Rosadi, Baiq Santi Rengganis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








