Studi Fitokimia Tumbuhan Inang Burung Cenderawasih Dan Aplikasinya Dalam Pembelajaran Kimia Organik
Keywords:
Fitokimia, Tumbuhan Inang, Burung Cenderawasih, Senyawa Organik, Kimia Kontekstual, Pembelajaran KimiaAbstract
Keanekaragaman hayati Indonesia yang tinggi belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran kontekstual, khususnya dalam bidang kimia organik. Salah satu kekayaan hayati tersebut adalah tumbuhan inang burung cenderawasih yang memiliki potensi senyawa metabolit sekunder, namun masih minim dieksplorasi secara ilmiah dan pedagogis. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji kandungan fitokimia tumbuhan inang burung cenderawasih dan mengaitkan temuannya dengan pengembangan pembelajaran kimia organik berbasis lingkungan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review, yang bersifat deskriptif analitik. Data dikumpulkan melalui telaah sistematis terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan, buku referensi akademik, serta dokumen penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2025. Instrumen penelitian berupa checklist evaluatif berbasis kriteria PRISMA digunakan untuk menyeleksi dan menilai kelayakan literatur yang ditinjau. Analisis data dilakukan melalui teknik reduksi dan kategorisasi isi temuan berdasarkan jenis senyawa fitokimia, karakteristik struktur organik, serta relevansinya terhadap materi ajar kimia organik di tingkat menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan inang burung cenderawasih mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, dan terpenoid yang dapat digunakan sebagai contoh nyata dalam menjelaskan konsep struktur molekul, gugus fungsi, dan klasifikasi senyawa organik. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa potensi fitokimia tumbuhan endemik Papua ini tidak hanya penting secara farmakologis, tetapi juga strategis untuk memperkuat pendekatan kontekstual dalam pembelajaran kimia. Oleh karena itu, pengintegrasian hasil studi fitokimia ke dalam bahan ajar berbasis lingkungan lokal direkomendasikan untuk meningkatkan relevansi dan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep kimia organik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan eksplorasi eksperimental terhadap ekstrak tumbuhan tersebut, guna memperkuat validitas ilmiah dan aplikasinya dalam bentuk media pembelajaran interaktif.
References
Anjasti, A. D., Alawiyah, N., & Sari, W. K. (2024). Pengembangan Modul Digital Bermuatan Cerita Pendek Berbasis Kearifan Lokal Pada Materi Pokok Asam Basa. LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA, 14(1), 37–47. https://doi.org/10.22373/jl.v14i1.14893
Condro, N., & Lada, Y. G. (2020). Skrinning Fitokimia Pandanus julianetii Sebagai Sumber Pangan Fungsional Lokal Papua. Jurnal Ilmu Pangan Dan Hasil Pertanian, 4(1), 74–82.
Dehi, R. I., & Iriani, F. A. (2025). Ekstraksi dan Identifikasi Metabolit Sekunder Tanaman Obat sebagai Antimalaria di Kabupaten Keerom. JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN, 4(1), 437–451.
Djarwo, C. F., Inggamer, M. M., Rumbrapuk, A. J., & Astuti, N. (2025). Analisis literasi digital berbasis etnosains dalam pembelajaran kimia untuk meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran IPA Indonesia, 15(1), 62–77.
Fabanyo, S. H., Hardia, L., Muslihin, A. M., Budiyanto, A. B., & Irwandi, I. (2023). Analisis Fitokimia dan Gugus Fungsi Kulit Kayu Akway (Drymis sp.). Jurnal Promotif Preventif, 6(6), 976–982. https://doi.org/10.31934/jpp.v6i6.4355
Fikriyah, A. (2024). Studi Etnobotani dan Network Pharmacology tumbuhan obat anti Malaria pada Suku Kamoro Kabupaten Mimika Papua Tengah. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Firdhausi, N. F. (2024). Biologi Lingkungan. 42.
Fitria, Y., & Indra, W. (2021). Pengembangan model pembelajaran PBL berbasis digital untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan dan literasi sains. Deepublish.
Flassy, M., Frank, S. A. K., Idris, U., Muttaqin, M. Z., & Darmawaan, H. (2022). Hutan Perempuan: Kearifan Lokal Orang Tobati-Enggros dalam Merawat Ekosistem Hutan Mangrove. wawasan Ilmu.
Hasan, H., Aris, M., Pribadi, F. W., Ghozaly, M. R., Paturusi, A. A. E., Utami, Y. P., & Rita, R. S. (2024). Farmakognosi Dan Fitokimia: Dasar Pengobatan Herbal. REPOSITORI KAKINAAN.
Hatimah, H., Mashami, R. A., & Ain, N. (2023). Pengembangan modul kimia bahan alam berbasis kearifan lokal masyarakat bima tradisi sampuru untuk meningkatkan kemampuan kognitif mahasiswa. Jurnal Ilmiah IKIP Mataram, 9(1), 8–19.
Jaya, E. O. A. A., Ahwan, A., & Qonitah, F. (2023). Uji Aktivitas Antioksidan pada Ekstrak Etanol Kulit Batang Mahoni (Swietenia mahagoni (L.) JACQ) Daerah Sragen dan Karanganyar dengan Menggunakan Metode DPPH (1, 1-Difenil-2-Pikrihidazil). Universitas Sahid Surakarta.
Kelana, A. H., Irawan, S., Karubaba, M., Sahar, A., & Daullu, M. A. (2025). PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN E-MODUL KIMIA PADA MATERI KOLOID BERBASIS KEARIFAN LOKAL PAPUA. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(1), 312–320. https://doi.org/10.56724/science.v5i1.3482
Khery, Y., Indah, D. R., Aini, M., & Nufida, B. A. (2020). Urgensi pengembangan pembelajaran kimia berbasis kearifan lokal dan kepariwisataan untuk menumbuhkan literasi sains siswa. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan, Pengajaran Dan Pembelajaran, 6(3), 460–474. https://doi.org/10.33394/jk.v6i3.2762
Maghfirah, A. I. (2023). Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Chemmagazine Pada Materi Hidrokarbon di SMA Negeri 1 Kluet Selatan. UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Maryati, S., & Asyhar, R. (2024). PENGEMBANGAN E-MODUL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK BERBASIS APLIKASI CANVA: ANALISIS KANDUNGAN FITOKIM DARI EKSTRAK ETANOL TANAMAN TEMULAWAK (Curcuma Zanthorrhiza). VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA, 5(02), 55–62. https://doi.org/10.21107/vektor.v5i02.21395
Palar, Z. D., Katja, D. G., Kamu, V. S., & Kumaunang, M. (2023). Aktivitas Antioksidan dan Toksisitas dari Ekstrak dan Fraksi Daging Buah Awar-Awar (Ficus septica BURM.). https://doi.org/10.35799/pha.12.2023.42550
Putri, D. A. R. (2024). Uji Efek Antibakteri Ekstrak Daun dan Buah Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans Sebagai Referensi Pada Mata Kuliah Mikrobiologi. UIN Ar Raniry.
Raunsay, E. K. (2020). Pohon Tempat Beraktivitas Burung Cenderawasih (Paradisaea minor jobiensis Rothschild, 1897) di Hutan Imbowiari Barawai Yapen, Papua. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(1), 133–139. https://doi.org/10.14710/jil.18.1.133-139
Rizky, I. A., Kkhofifah, D. N., & Kelwulan, M. S. (2025). Identifikasi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Hasil Fraksinasi Antosianin Dari Ekstrak Gel Buah Merah (Pandanus conoideus L.).
Sari, N. P. (2020). Pembuatan e-module pada materi pemanfaatan fitokimia dalam bidang farmaseutika berorientasi literasi kimia. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Setyaningsih, F. A. (2023). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Kearifan Lokal Pada Materi Koloid Di SMA Negeri 11 Takengon. UIN Ar-Raniry.
Syakri, S., Mukhriani, M., & Nisa, K. (2021). POTENSI KEARIFAN LOKAL TANAMAN Ficus SEBAGAI ANTIOKSIDAN. Jurnal Kesehatan, 14(1), 21–28.
Ula, A. (2025). Pengembangan E-Module IPA Berbasis Problem Based Learning Bermuatan Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati. UNS (Sebelas Maret University).









