Analisis Fitokimia Pakan Alami Burung Cenderawasih sebagai Sumber Kontekstual dalam Pembelajaran Kimia Analitik

Authors

  • Edoward Krisson Raunsay Universitas Cenderawasih, Papua, Indonesia
  • Dolfina Costansah Koirewoa Universitas Cenderawasih, Papua, Indonesia

Keywords:

fitokimia, burung cenderawasih, pakan alami, pembelajaran kontekstual, kimia analitik

Abstract

Burung cenderawasih merupakan fauna endemik Papua yang bergantung pada keanekaragaman hayati sebagai sumber pakannya. Tumbuhan yang dikonsumsi burung cenderawasih, seperti Ficus, Medinilla, dan Schefflera, diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang bernilai fitokimia. Namun, potensi kandungan fitokimia ini belum banyak dimanfaatkan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran kimia analitik yang kerap dianggap abstrak dan terlepas dari konteks kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan fitokimia dari pakan alami burung cenderawasih sebagai sumber kontekstual dalam pembelajaran kimia analitik yang berbasis lingkungan dan kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literature review sistematis. Instrumen penelitian berupa telaah pustaka ilmiah dari jurnal terakreditasi nasional dan internasional yang relevan pada rentang tahun 2018–2025. Data dikumpulkan melalui proses identifikasi, seleksi, dan interpretasi terhadap literatur yang berkaitan dengan senyawa fitokimia pada tumbuhan pakan burung cenderawasih serta relevansinya dalam pembelajaran kimia. Analisis data dilakukan dengan metode sintesis tematik yang mengelompokkan informasi berdasarkan pola kandungan senyawa fitokimia dan kesesuaiannya dengan materi kimia analitik, seperti analisis kualitatif, kromatografi, dan spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesies tumbuhan pakan burung cenderawasih mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan fenolik yang dapat digunakan sebagai bahan ajar kontekstual untuk menjelaskan konsep analisis senyawa organik. Integrasi kandungan fitokimia tersebut ke dalam proses pembelajaran kimia memberikan peluang bagi siswa untuk memahami konsep secara konkret serta meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan lokal. Selain itu, penggunaan sumber ajar berbasis biodiversitas endemik juga berpotensi mendorong pengembangan kurikulum kimia yang lebih relevan secara ekologis dan kultural. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa fitokimia tumbuhan pakan alami burung cenderawasih memiliki nilai edukatif tinggi dan dapat dijadikan sumber kontekstual dalam pembelajaran kimia analitik. Saran bagi penelitian selanjutnya adalah melakukan eksplorasi empiris terhadap efektivitas penerapan bahan ajar berbasis fitokimia lokal dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran kimia.

References

Alwada, I. (2024). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA SMP/MTs Berbasis Socio Scientific Issues (SSI) pada Materi Ekosistem. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Andarias, S. H., Yanti, D., & Ardyati, D. P. I. (2022). Potensi tumbuhan lokal sebagai sumber belajar biologi. JEC (Jurnal Edukasi Cendekia), 6(1), 1–6. https://doi.org/10.35326/jec.v6i1.2166

Baruno, Y. H. E., Loes, J., Padama, Y., & Siregar, H. S. I. R. (2025). PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP MOTIVASI DAN BERFIKIR KRITIS SISWA. Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 2(1), 131–145.

Dewi, S. S., Fikroh, R. A., & Mukoningah, F. (2022). Potensi ekstrak daun jambu biji sebagai alternatif inhibitor korosi besi untuk pembelajaran kimia kontekstual. Jurnal Ipa & Pembelajaran Ipa, 6(3), 259–274. https://doi.org/10.24815/jipi.v6i3.25128

Faadhilah, A. (2019). Optimasi microwave assisted extraction terhadap senyawa bioaktif antioksidan dari sarang semut Papua (Myrmecodia pendans) dengan variasi konsentrasi etanol, suhu dan lama ekstraksi. Universitas Brawijaya.

Hanggawati, P. M. (2020). OPTIMASI DAN PENETAPAN KADAR KUERSETIN DALAM EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L) DENGAN METODE KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional.

Jambak, S., Hadiarti, D., & Fadhillah, R. (2019). Pengembangan Buku Suplemen Kimia Bahan Alam Pada Materi Skrining Fitokimia Tanaman Genus Premna Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Muhammadiyah Pontianak. Ar-Razi Jurnal Ilmiah, 75–85.

Latupapua, L. L. L., Pattinasarany, C. P. C., & Kasanaborbir, L. K. L. (2022). Habitat dan populasi burung cenderawasih (Paradisaea apoda) di Desa Laininir Pulau Trangan Kecamatan Aru Selatan Kabupaten Kepulauan Aru. Jurnal Hutan Tropis, 10(2), 150–158. https://doi.org/10.20527/jht.v10i2.14124

Matakupan, D. C., Holle, Y., & Moeljono, S. (2025). Analisis komposisi dan struktur vegetasi terhadap upaya konservasi burung cenderawasih di Kampung Nij Kabupaten Manokwari Selatan. Cassowary, 8(2), 29–39. https://doi.org/10.30862/casssowary.cs.v8.i2.304

Mudrikah, S., Hidayah, H., Amelia, T., & Helsen, H. (2024). Perbandingan Metode Analisis Instrumen HPLC dan Spektrofotometer UV-VIS. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(13), 377–386. https://doi.org/10.5281/zenodo.12775619

Munandar, H., Thayban, T., & Kurniawati, E. (2024). Pendekatan Etnokimia dalam Pendidikan Kimia: Literature Review Terhadap Berbagai Metode dan Penerapannya. Pentagon: Jurnal Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 2(2), 81–89. https://doi.org/10.62383/pentagon.v2i2.200

Rahman, N. A., & Mauraji, I. S. (2025). Keterampilan proses sains dalam konteks project praktikum sederhana berbasis etnokimia: Sebuah telaah literatur. Arfak Chem: Chemistry Education Journal, 8(1), 725–736. https://doi.org/10.30862/accej.v8i1.913

Ramadansur, R., & Akbar, M. A. (2024). Penguatan Pemahaman Siswa Tentang Biodiversitas di Indonesia Melalui Discovery learning dan Pengenalan Maskot Flora dan Fauna Daerah: (Strengthening Students’ Understanding of Biodiversity in Indonesia through Discovery learning and Introduction of Regional Flora and Fauna Mascots). BIODIK, 10(4), 579–588. https://doi.org/10.22437/biodik.v10i4.36435

Raunsay, E. K. (2020). Pohon Aktivitas Paradisaea minor jobiensis Rothschild, 1897 di Hutan Imbowiari Barawai Yapen, Papua. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(1), 133–139. https://doi.org/10.14710/jil.18.1.133-139

Safrina, S. (2022). Penerapan Metode Eksperimen Menggunakan Bahan Alami di Lingkungan Sekitar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA 1 MAN 1 Pidie. SINTHOP: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial Dan Budaya, 1(2), 77–98. https://doi.org/10.22373/sinthop.v1i2.2388

Sanam, E. D., Takaeb, M. J., & Billik, A. H. (2024). Penerapan Metode Eksperimen Berbasis Kearifan Lokal terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Materi Keanekaragaman Hayati: Application Of Local Wisdom-Based Experimental Methods to Student Learning Motivation on Biodiversity Material. Jurnal Edusaintek, 2(1), 16–19.

Sugrah, N. (2019). Implementasi teori belajar konstruktivisme dalam pembelajaran sains. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 19(2), 121–138. https://doi.org/10.21831/hum.v19i2.29274

Suryani, Y. (2024). E-LKM Berbasis PJBL Terintegrasi Etno-STEM pada Materi IPA dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan pada Mahasiswa. Harmoni Media Dan Metode Dalam Pembelajaran IPA, 99.

Syaefudin, H. L. A. (2020). Analisis desain eksperimen laju reaksi kimia berbasis keragaman sumber daya alam tropis indonesia bagi pembelajaran kimia kontekstual. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Trinovitasari, N., Anwar, I., Malina, R., Jannah, S. R. N., & Paramita, S. A. (2025). Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Buah Libo (Ficus septica burm. f) Serta Korelasinya Dengan Total Flavonoid. BioWallacea: Jurnal Penelitian Biologi (Journal of Biological Research), 12(1), 55–68.

Udayani, N. N. W., Ratnasari, N. L. A. M., & Nida, I. D. A. A. Y. (2022). Penetapan kadar senyawa fitokimia (alkaloid, flavonoid dan tanin) pada ekstrak etanol rimpang kunyit hitam (Curcuma caesia Roxb.). Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 2088–2093.

Vifta, R. L., & Advistasari, Y. D. (2018). Skrining Fitokimia, Karakterisasi, dan Penentuan Kadar Flavonoid Total Ekstrak dan Fraksi-Fraksi Buah Parijoto (Medinilla speciosa B.). Prosiding Seminar Nasional Unimus, 1.

Vifta, R. L., & Tinasari, N. D. (2024). Potensi Ekstrak Buah Parijoto (Medinilla speciosa blume) sebagai Bahan Aktif Sedian Antioksidan Facial Wash Gel. Generics: Journal of Research in Pharmacy, 4(1), 86–94. https://doi.org/10.14710/genres.v4i1.23035

Walid, R. A. N., Kusmayadi, A., Frasiska, N., & Mardianingrum, R. (2025). Rendemen dan Skrining Fitokimia Ekstrak Kulit Manggis Menggunakan Metode Ekstraksi dan Pelarut Berbeda sebagai Alternatif Suplemen Pakan Unggas. Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak Dan Tanaman, 13(1), 50–56. https://doi.org/10.30598/ajitt.2025.13.1.50-56

Widyaningrum, D. A., & Wijaya, E. Y. (2025). Pemberdayaan Siswa SMA Negeri 1 Kepanjen Melalui Pembuatan Insektisida Nabati Berbantuan E-Modul PBL (Problem Based Learning) Sebagai Upaya Penguatan Literasi Lingkungan. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(8), 3948–3959.

Yumni, G. G., Widyarini, S., & Fakhrudin, N. (2021). Kajian etnobotani, fitokimia, farmakologi dan toksikologi sukun (Artocarpus altilis (Park.) Fosberg). Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia, 14(1), 55–70. https://doi.org/10.22435/jtoi.v14i1.3944

Zandroto, A. V, & Sinaga, K. (2022). Analisis kemampuan literasi kimia siswa pada materi senyawa hidrokarbon melalui pendekatan kontekstual. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(2), 349–358. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i2.596.

Downloads

Published

2025-07-30

How to Cite

Raunsay, E. K., & Koirewoa, D. C. (2025). Analisis Fitokimia Pakan Alami Burung Cenderawasih sebagai Sumber Kontekstual dalam Pembelajaran Kimia Analitik. Spectrum: Multidisciplinary Journal, 2(3), 213–229. Retrieved from https://journals.sanusantara.com/index.php/spectrum/article/view/279