Kontribusi Usaha Ternak Ayam Kampung Terhadap Pendapatan Petani Di Desa Ombe Baru Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat

Authors

  • Riyaldi Rizki Afrilian Program Studi Agribisnis Fakultas Pertaniuan,Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Indonesia
  • Muhsin Muhsin Program Studi Agribisnis Fakultas Pertaniuan,Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Indonesia
  • Nirmawati Nirmawati Program Studi Agribisnis Fakultas Pertaniuan,Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Indonesia

Keywords:

Ayam Kampung, Kontribusi, Pendapatan Petani

Abstract

Ayam kampung sudah lama dikenal dan akrab dengan citarasa masyarakat Indonesia. Telur dan dagingnya sudah lama digemari orang. Ayam kampung adalah ayam hutan liar yang telah mengalami proses domestikasi selama beberapa periode, sehingga menghasilkan berbagai jenis ayam. Tujuan dari Penelitian ini adalah: (1) Mengetahui pendapatan yang di terima petani dalam usaha ternak ayam kampung.  (2) Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Penentuan daerah sampel dilakukan secara purposive sampling., sedangkan teknik pengambilan sampel dilakukan secara survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pendapatan rata-rata yang diterima petani dalam usahatani padi sawah adalah 11.452.218 dalam satu kali produksi dan pendapatan yang di terima petani dalam usaha ternak ayam kampung adalah 1.683.767 dalam satu kali produksi. (2) Kontribusi usaha peternak ayam kampung terhadap pendapatan petai  di Desa Ombe Baru Kecamatan Kediri Kabupaten  Lombok Barat sebesar Rp. 1.683.767  - per bulan atau 15 % dari total pendapatan petani. Hal ini menujukkan bahwa usaha ternak ayam kampung merupakan sumber pendapatan tambahan dengan kategori kecil.

References

Hadi Sapoetra, 1979. Biaya Usaha Tani. Bimo

Handayani, M. Th dan Arini, Ni Wayan Putu. 2009. Kontribusi Pendapatan Ibu Rumah Tangga Pembuat Makanan Olahan Terhadap Pendapatan Keluarga. Jurnal PIRAMIDA Vol. V No. 1 Juli 2009. ISSN : 1907-3275.

Hidayat , (2010). Metode Penelitian Kesehatan Paradigma Kuantitatif, Jakarta: Heath Books

Jayadinata, J. T. 2011, Tata Guna Tanah dalam Perencanaan Perdesaan Perkotaan dan Wilayah . Bandung,ITB. Moleong, L. J. 2006, Metode Penelitian Kualitatif

Nasution, U. 1986. Gulma dan pengendaliannya diperkebunan karet Sumatra utara dan aceh. Pusat penelitian dan pengembangan perkebenunan tanjung Morawa (P4TM, medan. Hal 55.

Nirmawati, N. (2017). Analisis penawaran bawang merah di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Agrimansion, 18(1), 62-73.

Ramdiawan, R., Herdiana, H., & Rosadi, N. A. (2023). Contribution of Trigona Honey Bee Business (Trigona sp) to Farmers' Income in Bengkaung Village, West Lombok Regency. Kompartemen: Kumpulan Orientasi Pasar Konsumen, 1(2), 72-77.

Rasyaf, M.. 2006. Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya Jakarta.

Soekartawi, 2003. Agribisnis Teori Dan Aplikasinya. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Suratiyah, Ken. 2015. Ilmu Usahatan edisi revisi. Jakarta : Penebar Swadaya

Zulfiana, I., Muhsin, M., & Mappanganro, N. (2023). Perbandingan Pendapatan Usahatani Kangkung Varietas Nona Dengan Usahatani Kangkung Varietas Aini Di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Teknosains: Media Informasi Sains Dan Teknologi, 17(1), 60-66.

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Afrilian, R. R., Muhsin, M., & Nirmawati, N. (2024). Kontribusi Usaha Ternak Ayam Kampung Terhadap Pendapatan Petani Di Desa Ombe Baru Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat. Spectrum: Multidisciplinary Journal, 1(2), 151–161. Retrieved from https://journals.sanusantara.com/index.php/spectrum/article/view/81